Apasih Bedanya Payment Aggregator dan Payment Gateway?

Menurut prediksi, e-commerce akan terus bertumbuh mengingat sekarang ini sudah menginjak pertumbuhan hingga 33,2%. Tentunya cukup tinggi apalagi di tahun 2018 sudah ada di angka 15% penjualan lewat e-commerce di seluruh dunia. Hal tersebut juga menguntungkan bagi banyak sektor lain terutama sistem pembayaran digital.

Tahukah kamu bahwa transaksi di e-commerce selama ini tisak sesimpel yang kita bayangkan. Di balik itu semua ada banyak kemitraan yang terjalin, banyak teknologi juga yang tergabung, dan sebagainya. Diantara teknologi yang terlibat ada payment aggregator dan juga payment gateway. Nah banyak diantara kita yang belum paham apasih perbedaan keduanya atau ternyata sama saja.

Mengenal Bedanya Payment Aggregator dan Payment Gateway

Secara umum sebenarnya sama, kedua teknologi ini yaitu payment aggregator dan payment gateway sama-sama berperan jadi perantara penjualan yang terjadi antar penjual dan pembeli sehingga bukan lagi ke bank konvesional secara langsung.

Kalau lewat bank konvensional langsung tentu kamu butuh waktu yang lama untuk mengecek transaksi satu per satu. Mulai dari transaksi masuk, siapa pemilik rekeningnya, buat pesanan yang mana dan sebagainya. Nah dengan payment aggregator dan payment gateway keduanya akan mempersingkat proses tersebut.

Untuk perbedaannya kita bisa melihat dari segi cara kerjanya, dari situ nanti kamu bisa mempertimbangkan mana yang akan kamu gunakan dan mana yang lebih menguntungkan.

Cara Kinerja dari Payment Aggregator

Betul yaa keduanya memang mirip sama-sama bisa jadi perantara pembayaran. Tetapi untuk payment link atau yang kita kenal dengan payment aggregator lebih kepada pihak yang mengumpulkan uang dari berbagai metode pembayaran.

Dimana pengguna jasa payment link akan mendapatkan pembayaran dari berbagai rekening bank ataupun e-wallet meskipun bisnis online kamu belum punya akunnya sendiri.

Selain itu aggregator juga bisa berperan sebagai digitizer  dari berbagai sistem pembayaran yang ada entah itu online maupun offline yaa. Pada sistem tersebutlah yang tidak akan kamu temukan di payment gateway.

Cara Kinerja Payment Gateway

Payment gateway merupakan sebuah aplikasi yang memudahkan proses pembayaran itu sendiri. Untuk cara kerjanya ialah seperti ini:

  • Sebuah e-commerce yang memakai payment gateway pada psoses check out pelanggan akan langsung di arahkan ke lama pembayaran.
  • Kamu harus memberikan informasi terkait nomor rekening kamu ataupun e-wallet yang aktif kamu gunakan.
  • Setiap payment gateway mempunyai kebijakan masing-masing dalam melindungi data konsumennya yaa.
  • Jika kamu sudah memberikan informasinya maka pihak bank akan mengecek apakah kamu punya saldo untuk membayarkan total check out yang kamu lakukan.
  • Jika uang yang kamu kirimkan sudah sesuai maka pihak bank akan memberikan notifikasi ke penjual dan setelah itu barang yang kamu beli bisa diproses kirim.

Intinya kalau payment aggregator kamu sebagai pihak penjual tidak perlu mempunyai akun dari berbagai bank untuk bisa menerima pembayaran dari pelanggan kamu. Karena perusahaan aggregatorlah yang akan menyediakan akun tersebut.

Tentunya kalau kamu menggunkan payment link maka persyaratannya jauh lebih mudah. Kamu juga bisa mengoperasikannya dengan mudah dan tidak rumit. Nah bagi pembisnis online pemula cocok nih kalau pakai payment aggregator karena kamu sudah tidak perlu keluar modal lagi untuk buka rekening dari berbagai bank. Dan bagi konsumen atau pelanggan tentu jadi lebih semangat untuk transaksi karena sudah tidak ada biaya admin ketika transfer beda bank.

Rekomendasi Payment Aggregator dan Payment Gateway yang Pas

Buat kamu yang pemula di bisnis online kamu tenang aja kamu bisa memakai dua teknologi tersebut loh. Baik itu payment aggregator maupun payment gateway, dimana keduanya bisa kamu dapatkan dari Durianpay.

Persyaratan pendaftaran mereka juga mudah bahkan hanya butuh waktu 10 menit saja kamu sudah bisa mempunyai seluruh metode pembayaran yang ingin kamu pakai. Disamping itu kamu juga bisa mengelola promosi lewat Durianpay, kemudian bikin tautan pembayaran dan bahkan kamu juga bisa mengotak atik laman checkout di toko online kamu loh, cukup sekali integrasi saja loh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.