Info
Penyebab Iritasi Mata dan Pencegahannya

Penyebab Iritasi Mata dan Pencegahannya

Mata merupakan organ penglihatan yang bersifat sensitif dan rentan mengalami gangguan, mengingat perlindungan yang dimiliki hanya dari kelopak mata dan bulu mata. Bahkan diantara kita seringkali mengalami iritasi mata. Penyebab iritasi mata pun beragam dengan gejala yang bermacam-macam.

Contoh gejala yang akan muncul diantaranya mata terasa tidak nyaman, terasa perih, berair, muncul warna kemerahan pada bagian putih mata, bengkak, mengeluarkan kotoran mata dan sebagainya. Agar kondisi ini tidak sering kamu alami ada baiknya perhatiikan penyebab iritasi mata dan bagaimana langkah penyegahannya.

Macam-Macam Penyebab Iritasi Mata

Sebelum melakukan pengobatan terhadap iritasi yang kamu alami ada baiknya memang kamu harus memahami berbagai penyebab iritasi mata, diantaranya:

  • Infeksi dari Virus dan Bakteri

Iritasi yang dikarenakan virus dan bakteri biasanya akan membuat konjungtiva atau bagian putih mata berwarna kemerahan. Kemudian mata akan lebih banyak mengeluarkan air dan kondisi normal dan kelopak mata kamu akan terlihat lebih besar atau bengkak. Virus ini seringkali kita sebut dengan adenovirus.

Kemudian jika penyebabnya adalah bakteri Stafilokokus, mata kamu akan mengeluarkan kotoran mata yang jauh lebih banyak daripada kondisi normal.

  • Akibat Lingkungan

Lingkungan juga bisa menyebabkan iritasi pada mata, biasanya gejala yang muncul adalah mata terasa gatal sekaligus muncul kemerahan. Sektor lingkungan yang dimaksud adalah yang terdapat banyak debu, polusi, serbuk sari bunga, dan asap kendaraan.

  • Adanya Paparan Bahan Kimia

Orang-orang yang bekerja di laboratorium maupun pabrik bahan kimia memang diwajibkan untuk menggunakan kacamata pelindung ketika bekerja. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya iritasi mata yang disebabkan oleh bahan kimia.

Adapun bahan kimia yang bisa menyebabkan iritasi mata diantaranya karbon monoksida, timbal, sulfur, senyawa arsenic dan sebagainya.

  • Terlalu Lelah

Mata yang bekerja terlalu ektra bisa menyebabkan kelelahan pada mata, biasanya hal ini sering dialami oleh mereka yang bekerja lama di depan komputer ataupun laptop. Bekerja terlalu lama di depan layar monitor bisa menyebabkan mata kering dan kemerahan sehingga memicu iritasi pada mata.

  • Ulkus Kornea

Ulkus kornea adalah wujud luka yang terbuka dan terjadinya pada permukaan kornea. Peristiwa ini sering dialami oleh mereka yang menggunakan lensa kontak, apalagi jika lensa kontak yang kamu gunakan dalam durasi yang lama atau semalaman dan tidak dilepas. Maka mata akan terluka dan terjadilah iritasi.

Tindakan Pencegahan Iritasi pada Mata

Untuk mencegah iritasi mata terjadi lebih sering, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan diantaranya:

  • Perhatikan jenis iritasi yang sedang kamu alami dengan begitu kamu bisa mengobati dengan cara yang tepat.
  • Usahakan untuk membersihkan cairan yang keluar dari mata dengan rutin.
  • Jika iritasi kamu alami, kamu bisa menggunakan kompres untuk meringankan gejala iritasi.
  • Pakai obat tetes mata apabila diperlukan. Obat tetes mata ada berbagai macam, penggunaannya harus kamu sesuaikan dengan jenis iritasi yang kamu alami. Apabila mata kering dan muncul gejala kemerahan kamu bisa menggunakan obat tetes mata yang dijual bebas di toko kelontong atau apotek.

Selain berbagai cara di atas kamu juga perlu mengetahui berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah dan mengurangi penularannya, seperti:

  • Ada baiknya kamu meluangkan waktu untuk istirahat lebih banyak dan menjauhi berbagai aktivitas di luar ruangan.
  • Jangan dulu mendatangi pusat keramaian, agar iritasi yang kamu alami tidak semakin parah dan menular pada banyak orang.
  • Sebaiknya jangan menyentuh mata secara langsung, karena menyentuh mata secara langsung bisa memperburuk kondisi iritasi.
  • Jangan dulu menggunakan kosmetik ataupun lensa kontak selama mata mengalami iritasi.
  • Usahakan untuk tidak berbagi peralatan pribadi dengan orang disekitarmu. Diantaranya barang seperti handuk, spons bedak, bantal dan sebagainya.

Perhatikan berbagai penyebab iritasi mata di atas dan cara pencegahannya agar iritasi mata yang kamu alami tidak menjadi semakin parah. Kalaupun iritasi mata tetap kamu alami, segeralah untuk mendapatkan pengobatan agar gejala iritasi segera berkurang. Jika pertolongan pada iritasi mata yang kamu alami tidak kunjung membuat mata membaik, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *